Cek Khodam ditubuh kita
Cek Khodam, Apakah ditubuh terdapat Khodam
Adapun jenis khodam ada dua, yakni khodam jin dan khodam malaikat. Khodam ini didatangkan oleh kalangan ahli yang menjalankan aktivitas spiritual seperti puasa hingga wirid. Ahli ini diistilahkan sebagai riyadlah.
Belakangan ini ramai-ramai di media sosial seperti tiktok, facebook, tangkapan layar hasil cek khodam online. Netizen membagikan hasil cek khodam online di akun Instagram hingga X.
Khodam dikaitkan dengan hal mistis, yakni sosok penjaga atau pelindung seseorang. Namun belum ada bukti yang sah terkait hal ini.
Apa itu Khodam?
Apa sih sebenarnya khodam itu?, istilah berbau mistis ini sejak dahulu memang menjadi pembicaraan, dimana orang-orang awam menganggap khodam itu adalah “sesuatu” atau sosok yang melindungi seseorang yang berada dalam tubuh.
Dari berbagai sumber, khodam dalam bahasa arab memiliki arti umum yaitu pembantu, penjaga, atau pengawal, namun karena istilah khodam disini berbau mistis dan biasanya dianggap dari alam ghaib entah dari bangsa jin atau malaikat.
Khodam sendiri beragam wujud ghaib seperti hewan, monster bahkan menyerupai manusia. Banyak orang beranggapan khodam merupakan bagian dari diri manusia atau seseorang entah bawaan lahir, ilmu keturunan leluhur, bakat alami atau melakukan prosesi tertentu atau melalui ritual untuk melakukanperjanjian dengan bangsa jin.
![]() |
| Cek khodam ditubuh. Macan putih | lumbungsholawat |
Namun seperti disebutkan sebelumnya, tren ini belum ada bukti sah dan ilmiahnya. Jadi jangan dijadikan pedoman dan tidak untuk dianggap serius
Bagaimana Khodam Menurut Islam?
berikut ini penjelasan dan hukumnya jika percaya terhadap kekuatan selain dari Allah SWT, dalil dan ayatnya sangat jelas karena memang berkaitan langsung dengan akidah.
وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ قُلْ أَفَرَأَيْتُمْ مَا تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ أَرَادَنِيَ اللَّهُ بِضُرٍّ هَلْ هُنَّ كَاشِفَاتُ ضُرِّهِ أَوْ أَرَادَنِي بِرَحْمَةٍ هَلْ هُنَّ مُمْسِكَاتُ رَحْمَتِهِ قُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُونَ
“Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: ‘Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?’ Niscaya mereka menjawab: ‘Allah’. Katakanlah: ‘Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?’ Katakanlah: ‘Cukuplah Allah bagiku’. Kepada-Nyalah bertawakkal orang-orang yang berserah diri.” (QS. az-Zumar: 38)
Para ulama sepakat bahwa, hukum mempercayai kekuatan selain Allah termasuk membuat, memiliki, jimat/khodam untuk tujuan-tujuan seperti penglarisan, kecantikan, kekebalan, dan lain-lain termasuk dalam perbuatan syirik atau menyekutukan Allah. Dalam Islam, syirik merupakan dosa terbesar yang tidak akan diampuni dan wajib bertaubat
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَى إِثْمًا عَظِيمًا
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (QS. an-Nisa’: 48)
Wassalam


Comments